Promosi SMM Picu Aksi Buruh
Cimahi – Demo buruh kembali terjadi lagi, kali ini buruh pabrik PT Dewa Sutratex melakukan aksinya dengan melakukan mogok kerja masal, sabtu 14/01 kemarin tepat jam 09:00 semua karyawan pabrik tersebut serempak menghentikan semua aktipitas kerjanya, untuk kemudian keluar dari ruangan dan menggelar aksi damai dilapangan yang berada diarea halaman pabrik.
Dalam aksi damainya kali ini buruh pabrik PT Dewa Sutratek memprotes kebijakan manajement pabrik atas dipromosikannya salah seorang teman mereka yang berinisial SMM menjadi salah satu kepala bagian dipabrik tersebut, Asep (25 Thn) yang merupakan salah satu kordinator aksi damai itu menyatakan bahwa promosi itu syarat dengan KKN dan sangat aneh, menurutnya SMM sama sekali tidak layak untuk dipromosi, mengingat SMM baru beberapa bulan saja terdaftar sebagai karyawan dipabrik itu, sedangkan dari sisi pendidikan pun SMM hanya tamatan SMA sama seperti dirinya, lanjut Asep.
Hany, salah satu penggagas aksi demo tersebut menambahkan, SMM yang kemudian diketahui bernama lengkap Sandy Muhamad ma’ruf, praktis hanya merasakan satu bulan saja sebagai seorang operator salah satu mesin dipabrik yang bergerak dibidang textile tersebut, karena tidak lama setelah itu dia dipromosi menjadi seorang kepala regu, semasa menjadi kepala regu, lanjut Hany, Sandy yang dulunya pendiam mulai menampakan sifat aslinya, dia dikenal sebagai salah satu kepala regu yang bengis terhadap anak buahnya, bahkan sifat kurang ajarnya pun mulai muncul, terutama pada karyawan perempuan, adakalanya beberapa anak buah perempuannya mengadu pernah merasa dilecehkan, hal yang paling membuat resah pada masa kepempinan Sandy yaitu sikafnya yang sering memotong uang lemburan anak buahnya tanpa alasan yang jelas, padahal itu jelas merupakan hak buruh, dan masih banyak lagi sikaf dia yang lainnya yang sangat meresahkan dan merugikan anak buahnya, terang Hany yang ternyata merupakan salah satu bekas atasan Sandy sewaktu Sandy menjadi operator.
Munawar (40 thn), salah satu pendemo yang mengaku telah bekerja pada perusahaan tersebut selama hampir 20 thn menambahkan, bahwa memang sebenarnya perusahaan mempunyai hak sepenuhnya untuk menempatkan siapapun dalam posisi tersebut, akan tetapi sebaiknya perusahaan pun menilai orang itu dari track recordnya, Munawarpun menambahkan, dirinya sama sekali tidak merasa iri akan nasib baik sandy, akan tetapi dirinya hanya mau perusahaan untuk lebih peka dan mendengar keluhan buruhnya, karena menurutnya mustahil pihak perusahaan tidak mengetahuinya, karena dari awalpun sebenarnya sudah banyak suara sumbang yang menceritakan tentang siapa Sandy, kami sudah sering mengadukan hal ini pada pihak manajement akan tetapi jawaban yang kami terima ternyata seperti ini, orang itu bukannya diberi sangsi malah dipromosi, seru Munawar berapi-api.
Pihak buruh mengaskan bahwa kalau seandainya perusahaan bersikukuh untuk tetap mempertahankan Sandy, maka mereka akan terus melakukan aksi mogok kerja, bahkan mereka menyatakan siap untuk mengajukan permohonan mengundurkan diri secara masal apabila keinginan mereka tidak bisa dipenuhi oleh pihak perusahaan, sampai berita ini diturunkan, belum terjadi kesepakatan resmi dari kedua belah pihak (buruh dan pihak perusahaan), sedangkan Sandy sebagai pemicu aksi ini menghilang entah kemana, sampai berita ini diturunkan belum ada pernyataan resmi dari yang bersangkutan.
Categories:
OPINI PREE